Vincent House adalah rumah lipat seluas 40 m² yang dikembangkan untuk sebuah proyek di Selandia Baru. Denah satu lantai berukuran 10 m × 4 m ini dirancang untuk orang-orang yang menginginkan privasi dan fungsi sehari-hari dari sebuah hunian lengkap dalam ukuran yang mudah dikelola.
Tata Letak Tanpa Koridor yang Terbuang
Denah lantai menempatkan kamar tidur di satu ujung dan ruang tamu di ujung lainnya, dengan kamar mandi dan dapur terletak di antara keduanya. Urutan ini memisahkan area pribadi dan area bersama tanpa menggunakan ruang lantai yang berharga untuk lorong yang panjang. Setiap ruangan memiliki tujuan yang jelas, sehingga rumah mudah dipahami dan nyaman untuk dijelajahi.
Privasi di Tempat yang Penting
Kamar tidur tertutup menciptakan ruang pribadi yang terpisah dari ruang tamu utama. Di sebelahnya, kamar mandi yang terletak di tengah berisi bak pancuran, keran, dan meja rias dengan cermin. Ruangan-ruangan terpisah ini memberi penghuni privasi sebuah rumah kecil mandiri, bukan tata letak ruangan terbuka yang umum di kabin sederhana.
Dapur dan Ruang Tamu yang Terhubung
Dapur kompak terbuka langsung ke ruang keluarga, sehingga persiapan makanan tetap terhubung dengan percakapan dan aktivitas sehari-hari. Area ruang keluarga memiliki tata letak yang cukup untuk berfungsi sebagai pusat sosial rumah, dengan ruang untuk tempat duduk dan bersantai. Bukaan kaca besar membawa cahaya alami ke zona bersama ini dan memperluas pemandangan di luar interior selebar 4 meter.
Bentuk Lipat, Ruang Hidup Ukuran Penuh
Vincent House menggunakan konfigurasi lipat yang dapat dilipat menjadi bentuk kompak dan dibuka untuk menampilkan interior lengkap. Setelah dibuka, lebarnya yang mencapai 4 m memberikan lebih banyak kebebasan untuk penempatan furnitur dan sirkulasi dibandingkan kabin sempit. Oleh karena itu, desain ini menggabungkan teknologi rumah lipat dengan proporsi dan pembagian ruangan dari hunian kecil konvensional.
Konstruksi dan Isolasi
Rumah ini menggunakan rangka baja ringan dengan lembaran semen serat yang menjadi bagian dari susunan dinding. Bahan bangunan yang didokumentasikan juga mencakup dinding eksterior papan sandwich logam berinsulasi, insulasi wol kaca di atap dan lantai area kering, serta jendela dan pintu geser aluminium kaca ganda. Area basah dan kering menggunakan substrat dan finishing lantai yang berbeda, termasuk lantai SPC di kamar mandi dan lantai MDF di tempat lain.
Cocok sebagai rumah kecil untuk nenek atau rumah mungil.
Vincent House dapat berfungsi sebagai rumah kecil untuk nenek, tempat tinggal kedua, tempat tinggal tamu, atau rumah mandiri yang kompak. Rumah ini cocok untuk pasangan, penghuni individu, atau keluarga yang membutuhkan akomodasi terpisah untuk kerabat atau tamu. Keunggulan utama desain ini bukan hanya ukurannya, tetapi juga cara penataan ruang pribadi, ruang layanan, dan ruang bersama menjadi sebuah rumah yang terasa lengkap.
Parameter produk
| 01 | Nama: | Rumah Vincent |
| 02 | Ukuran eksternal: | 10 m × 4 m |
| 03 | Luas total: | 40 m² |
| 04 | Tinggi: | 3 m |
| 05 | Lokasi proyek: | Selandia Baru |
Harga
Untuk detail harga, silakan hubungi tim penjualan kami.




























